Database berorientasi objek dirancang dan dibangun sesuai dengan paradigma yang berorientasi objek semuanya dimodelkan sebagai objek termasuk datanya. Jenis model data ini membantu dalam menangani data yang kompleks struktur, misalnya konten multimedia, dan memberikan transisi yang mulus dari desain untuk konsepsi.
Evolusi Database Berorientasi Objek
- Pada tahun 1985, istilah “Sistem Basis Data Berorientasi Objek” diperkenalkan.
- Tahun 1989, manifesto pertama tentang OODBS diterbitkan yang isinya mengkritik model relasional karena tidak memadai dalam memenuhi tuntutan aplikasi, sehingga ditetapkannya kriteria untuk sistem database berorientasi objek.
- Manifesto kedua diterbitkan pada tahun 1990 yang sebaliknya kembali mendukung model relasional dan menjadikan SQL untuk OODBS. Pada tahun ini juga terjadi proyek penelitian untuk mengembangkan OODBMS.
- Pada tahun 1991, terbentuknya konsorsium 5 vendor OODBMS utama, yang dinamakan ODMG (Object Database Management Group), standar menerbitkan bentuk dari bahasa ODL (Object Definition Language), OQL (Object Query Language) dan OML (Object Manipulation Language).
- Tahun 1992, sistem berbasis Lisp lainnya yaitu Graphael, diperkenalkan di sekitar waktu yang sama di Prancis dan diikuti oleh O2 yang kemudian diakuisisi oleh IBM.
- Standar yang telah Rick Cattell untuk object-oriented dipublikasikan pada tahun 1993.
- Manifesto terakhir pada tahun 1995 mempresentasikan model OO (Object-Oriented) sebagai perpanjangan dari model relasional dan diusulkan memperluas model relasional untuk memasukkan karakteristik berorientasi objek dengan memungkinkan pengguna tipe kustom data yang ditentukan.
- Pada tahun 1999, SQL menambahkan fitur berorientasi objek pada programnya (penambahan fitur ini terus revisi untuk versi terbarunya hingga pada 2003 dan 2011).
- Pada tahun 2001, Bahasa C++ versi 3.0 banyak digunakan sebagai pembentukan program berorientasi objek, di tahun yang sama java dan smalltalk menambahkan standar baru.
- Tahun 2004, db4o dirilis sebagai open-source pertama OODBMS yang diberikan secara gratis dan merupakan DBMS pertama yang mengimplementasikan query asli dalam bahasa pemrograman itu sendiri seperti Java dan C.
- Micrososft merilis bahasa kueri asli dalam kerangka .NET-nya dengan memperkenalkan LINQ dan DLINQ pada tahun 2005.
- Dalam SBDBO yang dipelajari meliputi: system, basis data, berorientasi objek.
- Software = Aplikasi di mana terbagi menjadi dua: aplikasi engine dan database engine.
- Dalam AE yang dibahas bisa netbeans, PHP, .NET, ASP, Language (C++. C#, C), dll.
- Dalam DE yang dibahas bisa MYSQL (ada di RDBMS), PostgreSQL, Microsoft SQL server, dll.
Dulu pertama kali, perintah komputer itu command-nya masih panjang sehingga sulit dihafal. Namun sekarang misalnya untuk menghapus file bisa dilakukan dengan drag and drop saja. OOP itu ada enkapsulasi, inheritance, polimorphism. Sifat-sifat ini merupakan pendekatan manusia tentang objek.
Lalu mengapa kita perlu mempelajari data? Karena saat ini dunia sedang membicarakan big three, yaitu: IoT, FinTech, dan Big Data. Semua ini terhubung dengan internet dan data yang tersebar banyak sekali, sehingga perlu mempelajari Object Oriented supaya lebih mudah. Semua data yang ada social media, nomor telepon, transaksi perbankan semuanya adalah data yang jumlahnya tidak sedikit. Maka dari itu berkembanglah big three tadi.
Komentar
Posting Komentar